REPRESENTATION OF FEMALE MASCULINITY IN THE FILM INTERCEPTOR (2022) BY MATTHEW REILLY : A SEMIOTIC STUDY
DOI:
https://doi.org/10.33019/c81ztm68Abstrak
Film, sebagai bentuk representasi budaya, merangkum konstruksi masyarakat tentang gender, termasuk maskulinitas, yang melampaui asosiasi dengan fisik laki-laki. Penelitian ini berusaha untuk menggambarkan makna denotatif dan konotatif dari adegan-adegan dalam film Interceptor (2022) yang disutradarai oleh Matthew Reilly, yang menggambarkan maskulinitas perempuan, dan untuk meneliti bagaimana makna konotatif ini memengaruhi penggambaran maskulinitas. Dengan menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan kerangka semiotika Roland Barthes, bersamaan dengan gagasan Judith Halberstam tentang maskulinitas perempuan. Analisis ini menemukan 19 adegan yang merangkum makna denotatif dan konotatif. Representasi ini ditandai dengan enam atribut mendasar: keahlian dalam persenjataan dan kemampuan tempur, superioritas fisik, ketahanan dan otonomi, kemahiran teknologi dan kepemimpinan strategis, pembangkangan terhadap penindasan patriarki, dan validasi masyarakat terhadap kepahlawanan perempuan. Hasil penelitian ini mendukung pernyataan bahwa maskulinitas bukan hanya karakteristik laki-laki, tetapi juga dapat dimanifestasikan melalui tokoh-tokoh perempuan sebagai sebuah tindakan performatif yang menantang binari gender tradisional dalam film laga.
Kata Kunci : Maskulinitas Perempuan, Semiotika , Interceptor, Gender.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Cintya Marvika

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









