Kegagalan Partai Solidaritas Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pemilu 2024

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.33019/y852q491

Kata Kunci:

Partai Solidaritas Indonesia, Pemilu Legislatif, Pelembagaan Partai, Bangka Belitung

Abstrak

Penelitian ini mengkaji kegagalan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam memperoleh kursi legislatif pada Pemilu 2024 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kegagalan tersebut dengan menggunakan kerangka teori pelembagaan partai yang dikemukakan oleh Vicky Randall dan Lars Svasand. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi calon anggota legislatif PSI yang tidak terpilih, pengurus Dewan Pimpinan Wilayah PSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pengamat politik, serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan PSI pada Pemilu 2024 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terutama disebabkan oleh lemahnya tingkat pelembagaan partai di tingkat lokal. Dari aspek internal, PSI menghadapi permasalahan pada sistem organisasi dan identitas nilai, di mana struktur partai belum berjalan secara solid dan belum mampu membangun basis dukungan yang kuat. Identitas politik PSI yang mengusung politik gembira dan isu-isu progresif juga belum sepenuhnya diterima oleh mayoritas pemilih lokal. Sementara itu, dari aspek eksternal, PSI mengalami keterbatasan otonomi dalam pengambilan keputusan, ketergantungan pada figur tertentu, serta lemahnya konsistensi strategi komunikasi politik. Faktor-faktor tersebut berdampak pada rendahnya kepercayaan pemilih dan turut memengaruhi hasil perolehan suara PSI dalam pemilu

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-02-28